ENZIM HIDROLASE PDF

Tempat kerja dan cara kerja enzim amilase 5. Cara mendapatkan enzim amilase D. Kegunaan Makalah Makalah ini disusun dengan harapan memberikan kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis. Secara teoritis makalah ini berguna sebagai pengembangan enzim amilase. Secara praktis makalah ini diharapkan bermanfaat bagi : 1. Penulis, sebagai wahana penambah pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang enzim amilase.

Author:Akinogore Kakree
Country:Antigua & Barbuda
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):27 October 2005
Pages:312
PDF File Size:3.45 Mb
ePub File Size:18.48 Mb
ISBN:970-9-88625-757-1
Downloads:42173
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Gajas



Tempat kerja dan cara kerja enzim amilase 5. Cara mendapatkan enzim amilase D. Kegunaan Makalah Makalah ini disusun dengan harapan memberikan kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis.

Secara teoritis makalah ini berguna sebagai pengembangan enzim amilase. Secara praktis makalah ini diharapkan bermanfaat bagi : 1. Penulis, sebagai wahana penambah pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang enzim amilase.

Prosedur Makalah Makalah ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Melalui metode ini kami akan menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan menyeluruh. Data teoritis dalam makalah ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik studi pustaka, artinya kami mengambil data melalui kegiatan membaca berbagai literatur yang relevan dengan tema makalah.

Oleh sebab itu, pada bagian ini kami akan menggambarkan tentang pemahaman enzim amilase. Enzim sangat penting dalam kehidupan, karena semua reaksi metabolisme dikatalis oleh enzim. Jika tidak ada enzim, atau aktivitas enzim terganggu maka reaksi metabolisme sel akan terhambat hingga pertumbuhan sel juga terganggu.

Nomenklatur Enzim Biasanya enzim mempunyai akhiran —ase. Di depan —ase digunakan nama substrat di mana enzim itu bekerja. Misal : selulase, dehidrogenase, urease, dan lain-lain. Tetapi pedoman pemberian nama tersebut diatas tidak selalu digunakann.

Hal ini disebabkan nama tersebut digunakan sebelum pedoman pemberian nama diterima dan nama tersebut sudah umum digunakan. Misalnya pepsin, tripsin, dan lain-lain. Dalam Daftar Istilah Kimia Organik , akhiran —ase tersebut diganti dengan —asa. Struktur Enzim Pada mulanya enzim dianggap hanya terdiri dari protein dan memang ada enzim yang ternyata hanya tersusun dari protein saja. Misalnya pepsin dan tripsin.

Tetapi ada juga enzim-enzim yang selain protein juga memerlukan komponen selain protein. Komponen selain protein pada enzim dinamakan kofaktor. Gabungan antara bagian protein enzim apoenzim dan kofaktor dinamakan holoenzim. Enzim yang memerlukan ion logam sebagai kofaktornya dinamakan metaloenzim.. Ion logam ini berfungsi untuk menjadi pusat katalis primer, menjadi tempat untuk mengikat substrat, dan sebagai stabilisator supaya enzim tetap aktif.

Enzim atau biokatalisator adalah katalisator organik yang dihasilkan oleh sel. Pengertian Enzim Amilase Amilase alfa, beta dan glukoamilase merupakan enzim yang penting dalam bidang pangan dan bioteknologi.

Amilase dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti tanaman, binatang dan mikroorganisme. Penggunaan mikrobia dianggap lebih prosepektif karena mudah tumbuh, cepat menghasilkan dan kondisi lingkungan dapat dikendalikan. Produksi enzim amilase dapat menggunakan berbagai sumber karbon. Contoh-contoh sumber karbon yang murah adalah sekam, molase, tepung jagung, jagung, limbah tapioka dan sebagainya. Jika digunakan limbah sebagai substrat, maka limbah tadi dapat diperkaya nutrisinya untuk mengoptimalkan produksi enzim.

Sumber karbon yang dapat digunakan sebagai suplemen antara laian: pati, sukrosa, laktosa, maltosa, dekstyrosa, fruktosa, dan glukosa. Sumber nitrogen sebagai suplemen antara lain: pepton, tripton, ekstrak daging, ekstrak khamir, amonium sulfat, tepung kedelai, urea dan natrium nitrat. Dalam proses produksi selain bahan baku, maka yang juga perlu diperhatikan adalah mikrobia yang dipakai dan faktor lingkungan. Parameter-parameter yang perlu diperhatikan adalah suhu dan lama inkubasi, kelembapan, pH awal, jumlah inokulum dan sebagainya.

Ampas yang ada dicampur lagi dengan aquadest dan diperlakukan sama. Ukur glukosa yang dihasilkan. Satu unit aktivitas dijabarkan sebagai jumlah enzim yang memberikan 1 mg glukosa per menit pada 50 C.

Enzim amilase adalah suatu katalisator organik yang dihasilkan oleh sel. Enzim yang berfungsi untuk memutuskan ikatan kimia dengan penambahan air. Secara umum, amilase dibedakan menjadi tiga berdasarkan hasil pemecahan dan letak ikatan yang dipecah, yaitu alfa-amilase, beta-amilase, dan glukoamilase. Sakarifikasi banyak berperan dalam pemecahan makromolekul karbohidrat. Pemecahan makromolekul karbohidrat ini akan menhasilkan molekul karbohidrat rantai pendek sederhana. Serupa dengan enzim beta-amilase, glukoamilase dapat memecah struktur pati yang merupakan polisakarida kompleks berukuran besar menjadi molekul yang beukuran kecil.

Pada umumnya, enzim ini bekerja pada suhu 45 — 60 C dengan kisaran pH 4,5 — 5,0. Penambaha ion kalsium dan klorida dapat meningkatkan aktivitas kerja dan menjaga kestabilan enzim ini.

Amilosa merupakan struktur rantai dari pati, sedangkan amilopektin merupakan struktur percabangan dari pati. Hasil pemotongan oleh enzim ini akan didominasi oleh molekul maltosa dan beta-limit dekstrin. Dalam industri pangan, pembentukan senyawa beta-limit dekstrin seringkali dihindari karena membentuk viskositas atau kekentalan yang terlalu pekat.

Glukoamilosa Glukoamilosa akan memotong ikatan alfa-1,4 pada molekul pati. Enzim ini juga dapat memecah ikatan alfa-1,6, tetapi pada frekuensi yang lebih rendah. Hasil utama pemecahan adalah glukosa, suatu bentuk sederhana dari molekul karbohidrat berjumlah atom C 6 4.

Di samping itu, beta-amilase juga dapat ditemukan pada beberapa mikroorganisme, antara lain Pseudomonas, Basillus, Sterptococcus, dan Clostridium thermosulfurigenes.

Enzim yang berasal dari C. Thermosulfurigenes umumnya lebih disukai karena memiliki toleransi suhu dan pH yang lebih tinggi.

Oleh karena itu, enzim ini banyak ditemukan pada beragam jenis tanaman dan mikriorganisme, seperti Saccharomyces, Endomycopsis, Aspergillus, Penicillium, Mucor, dan Clostridium.

Simpulan 1. Saran Sejalan dengan simpulan diatas kami merumuskan saran sebagai berikut : 1. Enzim sangat penting dalam kehidupan terutama dalam proses metabolisme.

Konsumsilah makanan yang banyak mengandun enzim.

COLOQUIOS NOCTURNOS EN JERUSALEN PDF

Makalah Enzim Amilase

Penggolongan Klasifikasi enzim 1. Hidrolase Hidrolase merupakan enzim-enzim yang menguraikan suatu zat dengan pertolongan air. Hidrolase dibagi atas kelompok kecil berdasarkan substratnya yaitu : A. Karbohidrase, yaitu enzim-enzim yang menguraikan golongan karbohidrat.

AKUT KOLESISTIT NEDIR PDF

Apa Itu Enzim Hidrolase

Advertisement Advertisement Enzim adalah suatu molekul protein yang terbuat dari gugusan rantai asam amino. Enzim diproduksi oleh setiap makhluk hidup sebagai bahan yang berfungsi untuk membantu proses pencernaan dan fungsi organ tubuh lainnya. Saat tubuh kita kekurangan enzim, maka metabolisme tubuh akan terpengaruhi sehingga menjadikan kondisi kesehatan menurun. Ada begitu banyak macam dan jenis enzim yang berfungsi dalam setiap organ tubuh kita.

LA COMENDADORA PDF

Mengenal Berbagai Enzim Pada Pencernaan Manusia Serta Fungsinya

Posting terkait: Pengertian Enzim Enzim ialah suatu protein yang bisa mempercepat suatu reaksi metabolisme. Kerja enzim ini mirip dengan katalis, zat kimia yang mempercepat suatu reaksi yang pada akhir reaksi akan diperoleh kembali dalam sebuah bentuk semula. Oleh karena itu, enzim ini disebut juga biokatalisator. Enzim ini berfungsi untuk mempercepat reaksi dengan cara menurunkan suatu energi energi aktivasi yang diperlukan untuk berlangsungnya suatu reaksi tersebut.

EL AMOR DE LA ESTANCIERA PDF

√ Enzim : Pengertian, Macam, Klasifikasi, Cara Kerja & Faktor Cara Kerjanya Lengkap

Pada kondisi demikian, enzim akan hanya mengatalisasi reaksi yang diijinkan secara termodinamik. Artikel utama: Kinetika enzim Mekanisme reaksi enzimatik untuk sebuah subtrat tunggal. Enzim E mengikat substrat S dan menghasilkan produk P. Kinetika enzim menginvestigasi bagaimana enzim mengikat substrat dengan mengubahnya menjadi produk. Data laju yang digunakan dalam analisis kinetika didapatkan dari asai enzim. Pada tahun , Victor Henri [43] mengajukan suatu teori kinetika enzim yang kuantitatif, tetapi data eksperimennya tidak berguna karena perhatian pada konsentrasi ion hidrogen pada saat itu masih belum dititikberatkan.

Related Articles